Benarkah Sauna Bisa Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan ?

by grandsaunajakarta, 5 years ago

Beberapa orang melakukan sauna untuk beberapa tujuan tertentu, salah satunya adalah untuk membakar lemak di tubuh. Tidak sampai situ saja, sauna juga dapat menghadirkan efek relaksaksi yang menyenangkan dan melepas penat. Lalu, apa benar sauna membakar lemak di tubuh dan bisa bikin kurus? Simak fakta-faktanya di bawah ini, ya.

Apa benar sauna membakar lemak di tubuh?

Menurut Harvard Medical School, sauna umumnya aman untuk kebanyakan orang, tapi tidak banyak manfaat yang didapat bagi kesehatan selain adanya efek rileks dan nyaman untuk tubuh.Banyak orang yang menyangka bahwa sauna membakar lemak. Mereka mengira bahwa keringat yang keluar saat sauna itu adalah lemak. Ada yang harus diluruskan, bahwa uap panas sauna akan menguras keringat dan cairan dari dalam tubuh Anda, bukan lemak.  Sementara itu, jika Anda makan atau minum sesuatu lagi setelah sauna, berat badan akan langsung kembali lagi seperti sedia kala. Jadi, mitos sauna membakar lemak tidak benar.

Cairan yang hilang setelah sauna harus segera diganti

Karena itu, Anda perlu mengganti cairan ini sehingga tubuh tidak menimbulkan efek samping tertentu, seperti kehilangan cairan hingga dehidrasi.Banyak minum air putih segera setelah Anda keluar dari ruangan sauna. Selain itu, jika di dalam ruang Anda sudah mulai merasakan gejala-gejala dehidrasi seperti kulit, lidah, dan mulut kering; sempoyongan; hingga jantung berdegup kencang, segera keluar dari sauna, cari tempat yang sejuk, dan segera minum air.

Jangan berada di dalam ruang sauna terlalu lama

Kebanyakan orang berlama-lama di sauna dengan harapan lemak akan terbakar, atau untuk menikmati sensasi rileksnya. Namun, hal ini sangat tidak dianjurkan. Berkeringat berlebihan dapat menyebabkan hilangnya cairan elektrolit dari dalam tubuh pada takaran yang berbahaya. Ini bisa menyebabkan dehidrasi, kerusakan ginjal, atau bahkan kematian. Paparan panas yang ekstrem juga bisa menyebabkan keadaan darurat kardiovaskular atau sengatan panas. Agar tetap terhidrasi, Dr. Harvey Simon dari Harvard Men’s Health Watch menyarankan untuk minum dua sampai empat gelas air setelah menghabiskan waktu di sauna. Dr. Simon juga menyarankan agar sauna dilakukan selama 15 sampai 20 menit saja. Bila sudah merasakan tanda-tanda mata merah dan pusing, segera keluar dan hidrasi diri Anda dengan air atau cairan elektrolit untuk meringankan gejala pusing tersebut.

LEAVE A COMMENT

Your email address will not be published.

WhatsApp 087775535568